Langsung ke konten utama

Smala Green Cromosom with Nidji

Hallo blogger usang yang telah lama tak tersentuh. Lama banget nih gak blogging. Cuma mau cerita dikit tentang keadaan aku yang lagi gak baik, lagi sakit ini efek kecapean deh kayaknya. Jadi gini ceritanya tadi malem aku bareng sepupuku Desthien dan Trisno. Terus bareng sahabat aku si Betty sama Nisa. Kita berlima pergi keacara pensi SMA5 Balikpapan nama acaranya Smala Green Cromosom. Dan bisa dibilang acaranya sukses, jujur aku salut banget sama penyelenggara. Itu acara pentas seni terkeren dan terhacep yang pernah aku datangi. Hahaha menurutku sih.

Alasan kenapa acara itu bisa pecah dan keren banget, ya karena guesstar nya NIDJI. Hal lain yang patut dipuji, jadi kalau kita beli satu tiket pensi kita ikut mendonasikan satu pohon untuk Balikpapan. Satu tiket = satu pohon. Keren banget!! Harga tiketnya juga gak mahal mahal banget, cuma 50k aja.

Baru pertama kali nonton konser yang dari awal lagu sampai akhir lagu, gak berhenti nyanyi. Mungkin karena aku emang suka banget sama nidji, mulai dari kecil. Aku tumbuh besar mengikuti karya karya mereka. Tahun lalu sekolah aku juga bikin pensi guesstar nya vierra sama Thirteen, tapi masi pecahan Nidji. Jujur tadi malem keren banget. Dome penuh banget sampai panas rasanya, padahal full AC. Bayangin aja :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teropong Serbaguna

Aku punya mainan baru. Hehehe. Tadaaaaa!! Teropong. Terus terang aku nggak sama sekali mengerti tentang kualifikasi teropong ini kayak gimana . So, aku nggak bisa mendeskripsikan teropong ini dengan detail. Yang aku tahu, ya ini alat namanya teropong haha. Aku nggak sengaja menemukan teropong ini di gudang. Dan kalian harus tahu, mengamati sesuatu dengan menggunakan teropong itu merupakan hal yang sangat mengasyikan. Sejak beberapa hari yang lalu, itu jadi hobby baru aku. Aku tahu sebenarnya yang aku lakukan itu sedikit nggak sopan. Tapi mau gimana lagi, seru banget sih. Ya, tuhan maafkan ketidaksopanan ku dalam menguntit kegiatan orang lain. Sejujurnya aku sama sekali tidak bermaksud melanggar privasi orang lain. Toh yang aku lakukan hanya mengamati gerak-geriknya saja. Aku tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma seperti mengintip orang mandi. hahahaha. Sama sekali tidak! Saat aku masih di rumah  yang di Tangsel, obyek yang bisa aku amati dengan menggunakan teropong ini ...

Saya Malu, Hidup Saya

Perasaan saya sama sekali tidak baik-baik saja pada malam hari ini. Terkadang saya malu akan kelemahan saya dalam mengontrol emosi dan perasaan. Saya terlalu mudah mengeluh. Saya sangat malu kali ini. Saya malu mengeluhkan permasalahan yang menurut saya adalah permasalahan terbesar yang pernah ada di kehidupan saya, tetapi mungkin menurut orang lain ini hanyalah permasalahan yang sangat biasa saja. Entah berapa cangkir kopi pahit yang telah habis saya tegak malam ini. Menurut saya masalah ini lebih pahit dari beberapa cangkir kopi pahit tadi. Saya malu mengeluh, namun saya bisa apalagi selain mengeluhkan permasalahan ini di blogger saya. Menangis saja saya sudah tidak mampu lagi. Perut saya sakit, tetapi saya sudah tidak memerdulikannya. Saya tahu, saya bodoh.  Saya seperti menyiksa diri sendiri. Tidak makan dan meminum kopi tanpa kendali. Biarkan saya seperti ini. Saya lelah, saya hanya ingin melupakan permasalahan orang dewasa yang terkadang begitu menyakitkan melebihi nyeri...

Benar

Semuanya menjadi lebih berarti ketika telah pergi. Ya itu sangat benar sekali. Aku merasa membutuhkannya ketika ia sudah tidak ada lagi. Seperti biasanya, aku selalu menjalankan kemauan orang lain, bukan kemauanku sendiri. Seperti itulah aku terlahir. Mengikuti kemauannya untuk membahagiakannya. Sejujurnya aku sudah sangat bosan dan sangat muak dengan kondisi seperti ini. Tetapi aku masih saja selalu menuruti apa yang orang lain inginkan, bukan apa yang aku inginkan.