Langsung ke konten utama

Postingan

Mama Papa

Liburan hampir tiba, akhirnya aku punya waktu untuk memulihkan dan menjernihkan pikiran untuk sejenak. Persetan dengan nilai ulangan kenaikan kelas, aku pasrah. Aku juga tidak memikirkan perayaan ulang tahunku yang sisa beberapa hari lagi, tidak ada kata sweet seventen, bagiku tiap tahunnya sama saja. Bisa jadi tahun ini perayaan ulang tahun terakhirku di kota Balikpapan, karna mungkin tahun depan aku akan pindah ke Jakarta untuk menetap disana. Sudahlah! Berbicara tentang liburan, berbicara tentang hari bebas. Ya bebas dalam arti aku akan menghabiskan waktuku sesuka ku. Membuat planning tempat yang akan aku tuju di liburan panjang ini. Mungkin selepas pembagian rapor aku langsung pergi ke jakarta untuk sekedar liburan disana sekaligus bercengkrama dengan orang tua. Inilah rutinitas tiap tahun yang ku jalani, jika ada rejeki lebih aku pasti pergi ke jakarta untuk bertemu orang tuaku sekaligus berlibur. Dan akhir akhir ini aku lebih sering pergi ke jakarta seorang diri. Jika beberapa t...

Menghargai Sesama

Mungkin telah berjuta umat manusia di muka bumi ini yang menilai baik buruknya diriku. Aku terima semuanya dengan lapang dada. Segala bentuk kritikan yang baik sampai dengan celaan yang menghunus hati sudah kutelan mentah-mentah. Aku tidak perlu berpikir panjang, bagiku jika memang sikapku buruk aku selalu berusaha merubahnya. Tetapi jika hanya seseorang yang mencibir dan menilaiku sesuai kehendaknya, layaknya daun yang jatuh tidak akan kuhiraukan. Setiap manusia punya hak untuk memberikan penilaian. Ya! Itu memang benar. Namun tidakah terpikirkan? Apakah setiap manusia berhak menilai seseorang yang tidak ia kenali. Lalu untuk apa menghabiskan waktu hanya untuk menilai orang lain? Apakah tidak ada inisiatif untuk menilai diri sendiri agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik di keesokan hari? Suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang memiliki paras sangat cantik. Namun sangat disayangkan sifat, sikap dan perilakunya tidak sebanding dengan parasnya. Ia berjalan memasuki ruangan de...

Sakit Tapi Kuat Kok

Sekarang aku lagi belajar kuat. Cuma sekedar nguatin diri sendiri. Aku capek ada di posisi kayak gini. Aku capek harus bohongin diri sendiri terus. Mau sampai kapan? Ya aku sadar banyak orang diluar sana punya problem hidup yang lebih kompleks dari aku. Sudah hampir tujuh belas tahun aku nutup semuanya rapat-rapat. Ngebohongin diri sendiri itu sakit. Dan ya aku sudah berulang kali coba terima hal itu tapi tetap aja sakit. Mau sampai kapan? Mengapa harus aku? Kapan tuhan ngizinin aku merasakan apa yang orang lain rasakan? Susah rasanya. Ya aku punya teman, punya sahabat, punya keluarga. Tapi apa salah satu dari mereka semua bisa mengerti apa yang aku rasakan? Aku pernah mencoba membagi kesenangan kepada mereka semua. Tapi kalau masalah sakit hati yang dalam kayak gini, gak tau kenapa susah mau cerita ke mereka. Susah membagi penderitaan yang ku rasakan ke orang orang. Susah cerita ke mereka semua. Selain mengadu pada tuhan, yang bisa kulakukan hanya menangis sesenggukan di balkon ka...

Tempat ini

Bete ya kalau sudah nulis panjang panjang terus hilang!!! Jadi tadi ceritanya aku lagi asik asik cerita di blog tentang apa yang lagi aku lakukan sekarang. Pfffffff tapi gak kesimpan :'( Yaudah aku ceritain ulang. Selamat malam buat siapapun yang baca postingan gak bermutu ini baik yang sengaja membaca atau tidak sengaja terbaca. Aku mulai yaaaaa.... Jadi begini ceritanya, malam ini aku lagi duduk di balkon kamarku. Sambil menyeduh secangkir kopi dan memandangi langit yang terhampar luas di hadapanku. Wkwkwkkk. Aku seneng punya kamar yang ada balkon nya kaya gini. Ini salah satu tempat favorit ku dirumah. Disini aku bisa mengekspresikan apapun yang aku rasain. Kalau aku lagi sedih pasti aku duduk disini. Di sini aku bisa liat awan, bintang, mmmm tapi bulan gak keliatan.  Bulan kemana ya? Padahal pengen talking to the moon wkwkwkkk * seketikabrunomarsdatang* Hallo bulan kamu dimana? Stay with me please, don't leave me alone :') Oke aku mau buka-bukaan ya. Eits jangan n...

It Wasn't Only Just a Dream

I was thinkin' ' bout him Thinkin' ' bout me Thinkin' 'bout us What we gon' be?? Opened my eyes yeah it was only JUST A DREAM!!!!! Malam ini tema nya tentang sebuah harapan yang hanya bisa jadi mimpi. Aku gatau ini cuma mimpi atau akan terwujud. Semua ada jalannya, layaknya labirin yang berliku liku ya seperti itu lah hidup. Sekedar menjadi sebuah mimpi itu gak pernah cukup buat kehidupanku ini. Untuk apa harapan ada kalau hanya sekedar diwujudkan dalam bentuk mimpi? Kita hidup gak cuma ada di dalam mimpi kan? Kita punya dunia yang nyata. Kamu punya harapan, punya mimpi dan mari mewujudkannya dalam dunia yang nyata, jangan terlena dengan mimpi dan jangan terlalu sering bermimpi. Walaupun semuanya dimulai dengaN merajut mimpi, bermain dengan angan, melukis segala asa, tapi ingat semua itu gak ada gunanya tanpa kita melakukan aksi untuk membuat semuanya nyata. Ayo bangun, bulatkan tekad, tingkatkan usaha, kuatkan mental. Kejar semua mimpi yang kita punya....

Enaknya ngapain?

Ah sudahlah, sudah kubilang apa yang kutulis disini bukan sepenuhnya kisah nyata. Jangan terlalu peduli dengan blogger konyol ini wkwkk. Stop dan stop jangan stalking di blogku. Gak ada apa apanya. Paling cuman tulisan gak penting. Gausah di baca, yang nulis bukan penulis terkenal kok. Pffftttttttttt Senja berakhir malampun tiba. Tsaaahhh wkwkwk. Bete nya eh, besok libur tapi tiap hari kayaknya dirumah terus. Enaknya pergi kemana ya? Gak ada temen jalan nih. Tadi sih di kelas ngajakin temen jalan. Eh mereka maunya nonton amazing spiderman2. Hellooooo!! Aku sudah nonton film itu beberapa minggu yang lalu. Males deh kalo nonton film yang sama dua kali. Terus temen ada yang ngajakin ke pantai, tapinya naik apa? Manggar loh jauh. Rencana sih mau pake mobil temen. Tapi dia nya sendiri belum pasti di bolehin ortunya. Oh god!!! Besok libur nah mau kemana coba??? Sejujurnya besok harusnya aku pergi ke derawan bareng omku dan keluarga tapi rencana gagal! Ya gara gara something! Bete ngetzzzz...

Pertemuan dan perpisahan

Aku takut terbang dan aku takut jatuh. Aku takut dengan segala hal yang hanya bersifat sementara. Aku takut kehilangan. Aku takut sendirian lagi. Aku takut ditinggal seorang diri saat aku sedang membutuhkan kehadirannya. Aku benci dengan segala hal perpisahan. Aku benci dengan keegoisan seseorang yang hanya bisa datang dan pergi sesuka hati nya saja, mengusik hidup orang lain lalu berlalu semau egonya. Tapi aku bisa apa? Aku hanya bisa pasrah, pasrah, pasrah. Aku berharap ini selamanya. Tapi tuhan punya takdir dan jalannya. Aku hanya tidak ingin menyalahi takdir. Pertemuan dan perpisahan seperti sebuah garis lurus yang sudah tidak bisa di bengkokan lagi. Walaupun di setiap perpisahan akan ada pertemuan baru lagi. Tidak semudah itu aku bisa menerima nya, kehilangan begitu pahit buatku di kehidupanku. Aku hanya ingin ini selamanya walaupun tidak mungkin.