Jangan menangis, seberat apapun beban
dan cobaan yang harus dilalui. Jangan menangis sedalam apapun rasa sakit yang
harus ditanggung. Kecewa itu pasti tapi memaafkan dan mengikhlaskan adalah
bentuk pilihan hidup. Maka coba ikhlas dan memaafkan akan jauh membahagiakan.
Berat, ya itu sudah pasti. Mungkin berat saat ini, tetapi di waktu mendatang
akan terlihat jauh lebih mudah jika kau memiliki kebesaran hati untuk menerima
apapun bentuk cobaan dan ujian yang hadir. Maafkan saja, tetapi untuk
memberikan kesempatan kedua mungkin tidak begitu perlu. Ikuti saja intuisi mu.
Hari ini tanggal 2 September 2014, aku iseng pergi ke warnet dekat rumah. Entah ada gerangan apa, mungkin karena niat awal ku yang ingin mengerjakan tugas sekolah. Namun, justru niat awal ku tidak terlaksana dengan baik. Kedengarannya mungkin aneh, untuk apa pergi ke warnet jika di rumah saja sudah ada laptop koneksi internet/wifi. Ya jujur aku datang ke warnet karena bosan ada di rumah. Lupakan masalah warnet! Mengapa waktu berjalan sangat cepat sekali? Rasanya baru kemarin aku mendaftar SMA, sekarang sudah harus pergi meninggalkan masa putih abu-abu ini. Sungguh menyebalkan! Aku ingat ingat kembali rasanya baru kemarin aku diangkat menjadi Ketua Angklung, dan sekarang harus mengurangi kegiatan ekstrakulikuler karena harus fokus terhadap Ujian Akhir. Jujur aku sudah terlanjur cinta dengan Angklung!! Alat musik ini sangat menghipnotis ku! Damn I Love Angklung!!!!!!!!!!!!!!!!!
Komentar
Posting Komentar