Ada yang lelah dengan perdebatan, mungkin memilih diam. Pikirnya diam solusi terbaik. Lantas yang berkata masih saja merangkai satu dua kalimat yang diutarakan dengan intonasi tinggi. Aku tidak habis pikir bagaimana mungkin perdebatan seringkali berakhir demikian. Berakhir ketika salah satu atau keduanya mulai meredam ego masing-masing. Lagi pula dengan debat berkepanjangan apa serunya? Bukankah lebih asyik jika kau mengalah ditengah-tengah perdebatan. Karena tidak semua yang kau debatkan mutlak benar. Apa memang dari sekian banyak argumentasi yang terlontar, semuanya bisa mutlak benar? Benar atau salah dari sebuah argumentasi hanyalah perspektif. Sudahlah mungkin hanya aku yang berpikir demikian.
Hari ini tanggal 2 September 2014, aku iseng pergi ke warnet dekat rumah. Entah ada gerangan apa, mungkin karena niat awal ku yang ingin mengerjakan tugas sekolah. Namun, justru niat awal ku tidak terlaksana dengan baik. Kedengarannya mungkin aneh, untuk apa pergi ke warnet jika di rumah saja sudah ada laptop koneksi internet/wifi. Ya jujur aku datang ke warnet karena bosan ada di rumah. Lupakan masalah warnet! Mengapa waktu berjalan sangat cepat sekali? Rasanya baru kemarin aku mendaftar SMA, sekarang sudah harus pergi meninggalkan masa putih abu-abu ini. Sungguh menyebalkan! Aku ingat ingat kembali rasanya baru kemarin aku diangkat menjadi Ketua Angklung, dan sekarang harus mengurangi kegiatan ekstrakulikuler karena harus fokus terhadap Ujian Akhir. Jujur aku sudah terlanjur cinta dengan Angklung!! Alat musik ini sangat menghipnotis ku! Damn I Love Angklung!!!!!!!!!!!!!!!!!
Komentar
Posting Komentar