Ada yang lelah dengan perdebatan, mungkin memilih diam. Pikirnya diam solusi terbaik. Lantas yang berkata masih saja merangkai satu dua kalimat yang diutarakan dengan intonasi tinggi. Aku tidak habis pikir bagaimana mungkin perdebatan seringkali berakhir demikian. Berakhir ketika salah satu atau keduanya mulai meredam ego masing-masing. Lagi pula dengan debat berkepanjangan apa serunya? Bukankah lebih asyik jika kau mengalah ditengah-tengah perdebatan. Karena tidak semua yang kau debatkan mutlak benar. Apa memang dari sekian banyak argumentasi yang terlontar, semuanya bisa mutlak benar? Benar atau salah dari sebuah argumentasi hanyalah perspektif. Sudahlah mungkin hanya aku yang berpikir demikian.
It's a beautiful night, We're looking for something dumb to do. Hey baby, I think I wanna marry you. Is it the look in your eyes, Or is it this dancing juice? Who cares baby, I think I wanna marry you. Well I know this little chapel on the boulevard we can go, No one will know, Come on girl. Who cares if we're trashed got a pocket full of cash we can blow, Shots of patron, And it's on girl. Don't say no, no, no, no-no; Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah; And we'll go, go, go, go-go. If you're ready, like I'm ready. Cause it's a beautiful night, We're looking for something dumb to do. Hey baby, I think I wanna marry you. Is it the look in your eyes, Or is it this dancing juice? Who cares baby, I think I wanna marry you. I'll go get a ring let the choir bells sing like oooh, So whatcha wanna do? Let's just run girl. If we wake up and you wanna break up that's cool. No, I won't blame you; It was fun g...
Komentar
Posting Komentar