Masalah datang untuk mendewasakan. Tetapi kenyataannya, setiap masalah yang datang hanya menyesakkan dada dan membuat saya terisak terus menerus. Logika tahu bahwa akan selalu ada penyelasaian dari setiap permasalahan yang datang, tetapi hati masih saja kurang bisa menerima apapun bentuk pemikiran positif dengan menggunakan logika. Yang hati tahu hanyalah kehancuran demi kehancuran yang benar-benar menusuk sampai sekujur tubuh. Saya bosan menjadi lemah ketika masalah datang. Saya sangat bosan menghadapi keterpurukan seperti ini lagi dan lagi. Saya lelah harus merasakan sakit hati sedalam ini. Bukan seperti permasalahan cinta anak baru gede atau semacamnya. Rasa sakit ini jauh lebih dalam dan lebih menyesakkan. Saya ingin berteriak rasanya, ingin berlari jauh, menghilang dari semua hal bodoh ini. Apa susah? Tentunya sangat susah sekali untuk menghindarinya. Saya memang pengecut yang berkeinginan untuk bisa lari dari masalah. Namun sayang, saya tidak bisa lari dari semua ini. Itu hanya menjadi angan-angan gila yang tidak akan dapat terealisasi dengan baik.
It's a beautiful night, We're looking for something dumb to do. Hey baby, I think I wanna marry you. Is it the look in your eyes, Or is it this dancing juice? Who cares baby, I think I wanna marry you. Well I know this little chapel on the boulevard we can go, No one will know, Come on girl. Who cares if we're trashed got a pocket full of cash we can blow, Shots of patron, And it's on girl. Don't say no, no, no, no-no; Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah; And we'll go, go, go, go-go. If you're ready, like I'm ready. Cause it's a beautiful night, We're looking for something dumb to do. Hey baby, I think I wanna marry you. Is it the look in your eyes, Or is it this dancing juice? Who cares baby, I think I wanna marry you. I'll go get a ring let the choir bells sing like oooh, So whatcha wanna do? Let's just run girl. If we wake up and you wanna break up that's cool. No, I won't blame you; It was fun g...
Komentar
Posting Komentar