Langsung ke konten utama

Fakta Bruno Mars III

hahahah lama yah gak posting :) ini nih aku mau kasi fakta lagi, jujur sih copas :D tapi kan gak masalah yg penting ini semua buat para fans nya bruno mars :) di baca yah semua .

berikut adalah faktanya:-menyukai Makanan kuba danbrazil.-mengaku kalo dulu males banget nata rambut afro nyaa.-lebih suka jeruk daripada apel.-bruno kalo beli topi gapengaruh sama brandnya,tetapi dia akanmembeli topi sesuai chemistrynya.-bruno memanggil ibunya MUM sdgkn utk ayahnya POP.-I prefer to wear casual clothes. But sometimes I like to combine it with a suit. So the more interesting and I'm happy.-urusan rambut gakboleh sembarangan! rambut adalah yg menentukan bgaimana kita.-kartun favorit Bruno Mars waktu kecil adalah Teenage Mutant Ninja Turtles.-bruno mars gak pingin doowoops and hooligans meniru dari segi keburukannya!"because imnot perfect"-bruno Mars gak suka CELANA LEVIS KEMBANG YANG PANJANGG... *gimana sih bentuknya bangs :/-Bruno Mars bilang,dia selalu memakai topi karena dia punya kepala yang kecil, juga karna malas menata rambut afro.nya.-sejak tour D.W & H ini, dia lebih sering merawat rambutnya.-sejak tour D.W & H dia banyak mengomsumsi sayuran.-bruno bilang, sahabat lebihbaik dari pada cinta. Sahabathadir sekali seumur hidup!!-shooting vclip GRENADEbruno selalu kehausan... dia minta asistennya untuk ngebawa banyak air minum!-DOO WOOPS & HOOLIGANS tour rencananya akan berakhir 21agustus 2011 :)-Bruno mars itu memiliki senyum yang manis tiada tarrraaa :)↲-DOO woops > sebutan untkfans wanita. Hooligans >sebutan untk fans laki2. tp lebih dkt ke HOOLIGANS!-topi fedora yang jadi gayakhasnya.-“Indonesian girls.. Indonesian girls.. Theygot nothin on you..” tutup Bruno dalam liriknya. -Faktanya di Indonesia BrunoMars lebih menarik dari padaJustin Bieber and PittBull. (yahaku kan cinta justin bieber! jgngitu dongs)-Bruno Mars Sangat terinfluenced dgn Elvis Presleydan Michael Jackson.

sekiaannn semua nya :D 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teropong Serbaguna

Aku punya mainan baru. Hehehe. Tadaaaaa!! Teropong. Terus terang aku nggak sama sekali mengerti tentang kualifikasi teropong ini kayak gimana . So, aku nggak bisa mendeskripsikan teropong ini dengan detail. Yang aku tahu, ya ini alat namanya teropong haha. Aku nggak sengaja menemukan teropong ini di gudang. Dan kalian harus tahu, mengamati sesuatu dengan menggunakan teropong itu merupakan hal yang sangat mengasyikan. Sejak beberapa hari yang lalu, itu jadi hobby baru aku. Aku tahu sebenarnya yang aku lakukan itu sedikit nggak sopan. Tapi mau gimana lagi, seru banget sih. Ya, tuhan maafkan ketidaksopanan ku dalam menguntit kegiatan orang lain. Sejujurnya aku sama sekali tidak bermaksud melanggar privasi orang lain. Toh yang aku lakukan hanya mengamati gerak-geriknya saja. Aku tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma seperti mengintip orang mandi. hahahaha. Sama sekali tidak! Saat aku masih di rumah  yang di Tangsel, obyek yang bisa aku amati dengan menggunakan teropong ini ...

Saya Malu, Hidup Saya

Perasaan saya sama sekali tidak baik-baik saja pada malam hari ini. Terkadang saya malu akan kelemahan saya dalam mengontrol emosi dan perasaan. Saya terlalu mudah mengeluh. Saya sangat malu kali ini. Saya malu mengeluhkan permasalahan yang menurut saya adalah permasalahan terbesar yang pernah ada di kehidupan saya, tetapi mungkin menurut orang lain ini hanyalah permasalahan yang sangat biasa saja. Entah berapa cangkir kopi pahit yang telah habis saya tegak malam ini. Menurut saya masalah ini lebih pahit dari beberapa cangkir kopi pahit tadi. Saya malu mengeluh, namun saya bisa apalagi selain mengeluhkan permasalahan ini di blogger saya. Menangis saja saya sudah tidak mampu lagi. Perut saya sakit, tetapi saya sudah tidak memerdulikannya. Saya tahu, saya bodoh.  Saya seperti menyiksa diri sendiri. Tidak makan dan meminum kopi tanpa kendali. Biarkan saya seperti ini. Saya lelah, saya hanya ingin melupakan permasalahan orang dewasa yang terkadang begitu menyakitkan melebihi nyeri...

Benar

Semuanya menjadi lebih berarti ketika telah pergi. Ya itu sangat benar sekali. Aku merasa membutuhkannya ketika ia sudah tidak ada lagi. Seperti biasanya, aku selalu menjalankan kemauan orang lain, bukan kemauanku sendiri. Seperti itulah aku terlahir. Mengikuti kemauannya untuk membahagiakannya. Sejujurnya aku sudah sangat bosan dan sangat muak dengan kondisi seperti ini. Tetapi aku masih saja selalu menuruti apa yang orang lain inginkan, bukan apa yang aku inginkan.