Langsung ke konten utama

Lembaran Baru

Selamat malam semuanya, coba tebak aku ada dimana sekarang? HAHAHA pasti tau kan ya? atau justru kalian gak tau sama sekali? Yaudah deh aku kasih tau ke kalian. Sekarang aku ada di asrama Telkom University. Sekarang aku udah masuk asrama Telkom sejak tanggal enam Agustus kemarin. Banyak suka dukanya sih. Suka nya disini aku ketemu sama teman-teman yang baru, duka nya disini aku mesti jauh dari mama, papa, adik-adikku dan juga nenekku. Tapi mau gimana lagi toh disini niat ku menuntut ilmu kan? 

Telkom kan ada di Bandung yak? Tapi asli di sini gak ada dingin-dinginnya sama sekali. Kalau kata orang-orang daerah  Terusan Buah Batu itu daerah gersang nya Bandung. Ya emang benar sih, gimana gak gersang coba disini aja jarang pohon hahaha. Aku mau cerita apa lagi ya? Oiya teman-teman sekamar aku namanya Ida, Dhea, sama Dio. Terus ada juga nih teman aku yang udah lumayan dekat sama aku namanya Nabilla, Icha, Virra, sama Nanda. Harapan aku kedepannya semoga aku bisa lancar-lancar aja dan bisa jadi yang terbaik dari yang terbaik di jurusan Teknik Fisika ini. Aamiin :)

Udah ah segitu dulu, aku mau nyetrika baju byeee. :)

Bandung, 13 Agustus 2015
ANR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teropong Serbaguna

Aku punya mainan baru. Hehehe. Tadaaaaa!! Teropong. Terus terang aku nggak sama sekali mengerti tentang kualifikasi teropong ini kayak gimana . So, aku nggak bisa mendeskripsikan teropong ini dengan detail. Yang aku tahu, ya ini alat namanya teropong haha. Aku nggak sengaja menemukan teropong ini di gudang. Dan kalian harus tahu, mengamati sesuatu dengan menggunakan teropong itu merupakan hal yang sangat mengasyikan. Sejak beberapa hari yang lalu, itu jadi hobby baru aku. Aku tahu sebenarnya yang aku lakukan itu sedikit nggak sopan. Tapi mau gimana lagi, seru banget sih. Ya, tuhan maafkan ketidaksopanan ku dalam menguntit kegiatan orang lain. Sejujurnya aku sama sekali tidak bermaksud melanggar privasi orang lain. Toh yang aku lakukan hanya mengamati gerak-geriknya saja. Aku tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma seperti mengintip orang mandi. hahahaha. Sama sekali tidak! Saat aku masih di rumah  yang di Tangsel, obyek yang bisa aku amati dengan menggunakan teropong ini ...

Saya Malu, Hidup Saya

Perasaan saya sama sekali tidak baik-baik saja pada malam hari ini. Terkadang saya malu akan kelemahan saya dalam mengontrol emosi dan perasaan. Saya terlalu mudah mengeluh. Saya sangat malu kali ini. Saya malu mengeluhkan permasalahan yang menurut saya adalah permasalahan terbesar yang pernah ada di kehidupan saya, tetapi mungkin menurut orang lain ini hanyalah permasalahan yang sangat biasa saja. Entah berapa cangkir kopi pahit yang telah habis saya tegak malam ini. Menurut saya masalah ini lebih pahit dari beberapa cangkir kopi pahit tadi. Saya malu mengeluh, namun saya bisa apalagi selain mengeluhkan permasalahan ini di blogger saya. Menangis saja saya sudah tidak mampu lagi. Perut saya sakit, tetapi saya sudah tidak memerdulikannya. Saya tahu, saya bodoh.  Saya seperti menyiksa diri sendiri. Tidak makan dan meminum kopi tanpa kendali. Biarkan saya seperti ini. Saya lelah, saya hanya ingin melupakan permasalahan orang dewasa yang terkadang begitu menyakitkan melebihi nyeri...

Benar

Semuanya menjadi lebih berarti ketika telah pergi. Ya itu sangat benar sekali. Aku merasa membutuhkannya ketika ia sudah tidak ada lagi. Seperti biasanya, aku selalu menjalankan kemauan orang lain, bukan kemauanku sendiri. Seperti itulah aku terlahir. Mengikuti kemauannya untuk membahagiakannya. Sejujurnya aku sudah sangat bosan dan sangat muak dengan kondisi seperti ini. Tetapi aku masih saja selalu menuruti apa yang orang lain inginkan, bukan apa yang aku inginkan.